Kamis, 01 Agustus 2013

INTUISI



Dalam hitungan detik ada namun ditiadakan. Antara ketakutan dan sebuah harapan yang nyata dalam benak menjadi sebuah penyatu dalam istilah penerimaan. Ini, namun tidak seharusnya yang ini. Apa yang kamu rasakan kalau itu tertahan dalam benakmu saja ? Kita boleh berharap namun jangan sampai termakan oleh ekspektasi. Lalu apa itu yang dinamakan dengan potongan-potongan kejadian yang terjadi sebelumnya ? Seperti nyata tapi entah dimana. Bukannya mau termakan oleh sugesti diri sendiri. Namun rasa-rasanya semua itu berjalan sebagaimana mestinya terjadi. Runtut dan semakin begitu jelas. Namun apakah itu sungguh jelas sebagaimana mestinya ? Ah tidak ingin terlalu termakan oleh euforia sesaat yang hanya akan memanjakan sesaat dan bisa pergi begitu saja, dan pastinya akan meninggalkan sebuah jejak luka yang tidak biasa. Secepat itu orang bisa memanjakan perasaan, namun butuh waktu lama untuk seseorang memulai sesuatu yang baru dan mengikhlaskan apa yang sudah pergi.

Seberapa kamu memikirkan dimana pemilik akan tulang rusukmu saat ini ? dan apa yang bisa kamu komentari ketika melihat sosok dan bukan pikiran untuk memiliki saat ini namun lebih pada bagaimana nanti hidupmu akan kamu habiskan dengannya ? Apakah itu juga dinamakan dengan euforia perasaan sesaat ? Ah atau jangan-jangan ini hanya seperti imajinasi seorang anak kecil yang ingin menghabiskan waktunya bermain dengan khayalannya sendiri. Ingin rasanya tertawa jika pemikiran yang mungkin bisa dibilang lucu ini muncul. Bukan bagaimana berjalan bersama untuk menghabiskan waktu yang sementara namun jauh kedepan dengannya. Oh, bukan jodoh namanya jika dari awal kita sudah tahu siapa dia. Oke, mungkin harus mulai mengerti akan potongan-potongan puzzle ini. Tapi apakah mungkin Tuhan memberikan jodoh yang berbeda ? Keyakinan mungkin. Oh, kenapa selalu satu hal ini yang dipertanyakan. Ini hanya pemikiran yang mencoba untuk direalistiskan. Namun semakin direalistikan semakin menjadi sesuatu yang hanya akan menjadi tanda tanya. Tidak bisa terjawab dengan jelas seperti pertanyaan lain yang mungkin bisa ditolerir. Ini hanya sebuah rasa yang terungkap karena terbiasa. Hingga nanti segala akumulasinya akan menjadi sebuah jawaban.

Semacam asa yang tertahan untuk tidak diumbar. Berkali-kali hadir di dunia mimpi yang menyapa seperti sebuah cerita yang terangkai dengan indahnya. Bahkan segala rasa yang didapat dari dunia mimpi masih terasa jelas. Entah, ini mungkin hanya semacam sugesti ataupun hal lain. Yang pasti ketika ketidakmengertian semakin menyesatkan, hanya mencari pengendalian diri untuk lebih bisa melihatnya dengan lebih jelas lagi. Hei-hei, apa yang ada secara nyata itu tidak boleh diartikan secara kasat mata juga. Coba sebentar saja dengarkan apa kata hatimu. Karena kata hati dia tidak akan pernah ingkar janji. Lebih memberi cara bagaimana meredakan ego akan diri sendiri. Sudah-sudah lapangakan saja semuanya. Biarkan waktu menjabarkan akan segala rasa yang sudah didapati sebelumnya. Helakan saja nafas yang panjang untuk bisa memanjakan rasa untuk diri sendiri terlebih dahulu. Ampuni segala rasa yang selalu mempermainkanmu. Karena jika kita tahu, Tuhan itu Maha membolak balikkan hati umatNYA. Dalam sekejap semua akan terasa sirna, bahkan dalam sekejap juga semua akan terkesan menyenangkan dan dengan untuk melepaskannya. Kali ini lebih memutuskan untuk menikmati dan membiarkan potongan demi potongan terungkap dengan sendirinya hingga lebih bisa menjelaskan apa itu yang dinamakan dengan misteri. Meskipun tidak semua tanya itu terjawabkan. Dan tidak semua misteri itu terungkapkan. Jika tidak biarkan semuanya ada dan tersimpan menjadi sebuah rahasia dan hanya hati kecil yang tahu bahkan menyimpannya untuk sendiri. 

tenanglah tenang :)


Untuk wanita, menjadi pribadi yang anggun itu mungkin yang selalu diharapkan. Menjadi pribadi yang mengesankan itu pasti yang dirindukan. Berhentilah untuk mengeluh tentang apa yang kurang dari dirimu. Jadikanlah setiap tutur katamu seperti sebuah embun pagi yang selalu menyejukkan bagi siapa saya yang ada didekatmu. Tersenyumlah semanis hatimu memberi tanpa harus mengharapkan balasan. Jadilah pribadi yang mampu dibanggakan ketika tidak ada lagi alasan untuk membuat dia bertahan. Mungkin kamu tidak seperti yang lain yang mempunyai keklisean untuk menampilan yang terbaik dari dirimu, tapi upayakan kecantikan hatimu mampu mengubah dunianya menjadi lebih indah dengan segala perilaku anggunmu. Abaikan saja ucapan mereka yang selalu merendahkanmu karena kekuranganmu, tapi jangan pernah berhenti untuk melakukan yang terbaik dari dirimu. Karena dengan itulah kekuranganmu akan menjadi sebuah keindahan yang membuat orang lain terpukau. Jagalah hatimu sepeti kamu menjaga segala yang terbaik yang nanti bisa kamu persembahkan kepada yang tercinta. Mungkin banyak wanita yang selalu ingin menjadi terbaik dari yang terbaik, namun lebih baik cerdas dalam berbuat baik untuk terlihat luar biasa. Sudah jangan lagi kamu terlarut dalam kesedihanmu karena sebuah kehilangan, karena kehilangan mampu membuatmu merasa bersyukur dengan sebuah arti kehadiran. Kehadiran akan selalu memberikan sebuah harapan baru meskipun tidak selamanya kehadiran itu mampu dipertahankan, karena sejatinya tidak ada yang abadi di dalam semua kisah yang pernah terangkai. Yah, ketika kamu lelah. Sejenak berhentilah untuk selalu tampil menjadi orang lain, karena kamu akan lebih terlihat menarik dengan apa adanya dirimu. Mungkin bukan dengan kemewahan yang mampu membuatmu terpandang, namun cantikkanlah perilakukmu untuk selalu menjadi yang terpandang. Jika kamu merasa kamu bukanlah wanita cerdas, singkirkan segala pikiran buruk itu. Karena kadang tidak perlu menjadi wanita cerdas untuk tampil menawan, karena cedas dalam menyenangkan orang lain akan terlihat menyenangkan ketika kamu berada disekitaran orang yang mungkin akan memandangmu sebagai sosok yang berbeda. Ketika ketakutan menghampirimu, segera katakan pada ketakutanmu itu, pergilah menjauh untuk melapangkan jalanmu menjemput segala kejutan yang sudah ada didepan sana. Ketakutan bukan sebuah penghalang untuk menjadikanmu indah dengan segala yang ada pada dirimu. Lihat, perbedaan yang ada disekitarmu bukanlah sebuah hambatan untukmu menjadi yang terkucilkan. Namun sadarilah bahwa perbedaan itu ada untuk menjadikan segalanya indah. Coba lihat pelangi di akhir badai, ia akan selalu terlihat memukau dengan segala keindahannya yang berpadu dengan segala perbedaan warna hingga membuatnya tampil cantik. Hai, kamu yang nantinya menjadi yang terpilih. Jagalah hatimu dengan bersahaja, hingga nanti dia akan menjemputmu untuk berjalan dalam sebuah mimpi bersama yang terangkai indah untuk menjalani segalanya dari awal. Bukan tentang nanti ataupun esok, tapi lebih pada tentang hari ini. Upayakan menjadi yang terbaik dari dirimu untuk selalu tampil apa adanya. Jadilah dirimu sendiri karena kamu akan selalu terlihat mempesona dengan caramu sendiri. Tidak perlu jadi orang lain karena itu hanya akan membawamu pada kepalsuan semata. Tunggulah semuanya pada waktu yang sudah ditentukan karena semua akan indah pada waktunya. 

Selasa, 25 Juni 2013

day after yesterday

Aku pergi. Ya, aku pergi. Jika itu pintamu. Aku akan langkahkan kakiku dengan pasti. Kamu memintaku untuk berhenti. Yah aku berusaha untuk menyangkal segala rasa yang masih tersisa. Kamu bilang semua sudah tak berarti. Ya, aku sudah tahu itu sejak awal. Buat apa menunggu dengan tidak pasti jika nyatanya hanya saling menyakiti. Hei lihat. Jalan didepan sana memang masih terbentang panjang. Untuk kita lalui. Namun sayang, jalan kita memang sudah berbeda. Tidak lagi saling menyatu, namun hanya saling menyapa lalu pergi sendiri-sendiri. Sudah, jangan sebut lagi tentang kita. Karena memang semua itu sudah berlalu. Aku memilih untuk kembali. Kembali ke masa dimana aku selalu bermain dengan logika. Bagaimana dengan kamu ? Sudah, dunia masih menunggumu untuk kamu melakukan yang terbaik dalam hidupmu. Sudah, sudah hentikan segala tangismu. Aku dan kamu memilih untuk kembali melangkah. Bukan lagi tentang kita, namun yang pasti kita akan tetap saling menyapa meski itu hanya lewat doa. Lanjutkan saja langkahmu, jangan lagi pedulikan aku. Gapai apa saja yang kamu mau untuk kembali membahagiakan hidupmu. Tenang, aku disini juga ingin terus mencari bintang yang masih tersimpan untukku. Tentang mimpi-mimpiku yang selama ini mungkin terabaikan. Maafkan aku jika membuatmu nampak terlalu egois. Menjadikan sosok yang baik menjadi tumpuan akan masa lalumu yang belum terselesaikan. Oke, mulai detik ini coba kita saling memandang dengan lapang. Semua bukan lagi harus ditangisi, namun yang pasti semua harus dihadapi. Jangan pernah takut untuk melangkah, karena ketakutan adalah awal dari niat untuk mencoba. Lihat disana, jangan lagi terlalu mempedulikan apa yang tertinggal dibelakang. Semua sudah tergambar dengan pasti. Ini jalanku dan itu jalanmu. Tidak, tidak ada yang percuma. Walau hanya sementara, penyesalan itu tak akan pernah ada. Karena aku tidak akan menjadikan sesuatu yang aku perjuangkan itu sebagai sebuah bentuk penyesalan.Sedih, sudah tidak ada lagi itu dalma kamus keseharian. Yang pasti semua harus tetap berlanjut. Tentang mimpiku dan mimpimu. Saling melepaskan karena ego sudah tidak bisa lagi dikompromikan. Silahkan temukan track terbaik dalam hidupmu untuk menjemput segala impianmu. Lihat, aku disini sudah siap dengan segala cerita baru. Akan aku dan kamu yang sudah lalu dan tentang aku dan kamu yang akan datang. Semua pasti berbeda. Jika nanti kamu sudah menggenggam bahagiamu, sejenak lihatlah kebelakang, ada masa dimana aku dan kamu saling berjuang untuk sampai pada titik dimana kita saling meragu. 

Walk Away

Oh jadi begini rasanya ? Bagiamana kenyataan memperingatkanmu dengan tegas untuk berhenti berharap akan sesuatu yang tidak pasti. Oke, bukan lagi tentang menunggu dan menyerah, namun kali ini sepertinya kenyataan lebih membijaksanakan diri menghadirkan sebuah realita yang tidak bisa lagi untuk dihindari. Sejauh apapun berlari, serapi apapun bersembunyi, itu hanya akan menjadi sosok pecundang yang takut akan realita yang terjadi. Ini lagi-lagi bukan untuk menghindar, namun lebih pada penerimaan. Apalagi yang ingin dikejar jika nyatanya yang diperjuangkan sudah tidak ingin lagi diperjuangkan ? Sungguh, baru kali ini terasa begitu menyakitkan jika berbicara tentang kompromi. Tentang dua sisi yang saling beradu, namun yang ada hanya ego yang mampu mengadu. Bercermin dari masa lalu, namun hanya pilu yang mampu membuat langkah semakin ragu. Lalu apalagi kini yang bisa diharapkan ? Woi, wake up. Ini yang dinamakan dengan kenyataan. Tidak ada lagi istilah tawar menawar yang mampu menjadikannya lebih smooth. Tapi ini yang nyatanya terjadi. Terjadi dalam satu alur yang membuat semuanya lebih terlihat jelas. Wow, bukan main memang rasanya. Melepaskan sesuatu yang masih ingin dipertahankan. Namun apa daya, jika memang itu yang terbaik. Bukankah cerita yang baru akan lebih indah ? Mana mungkin cerita yang baru akan lebih indah jika nyatanya masa lalu lebih indah dan menawarkan sejuta kenyamanannya. Membosankan memang. menjalani sesuatu tanpa tujuan dan rasa yang pasti. Nonthing special ? Apakah itu ada begitu saja ? Bukan, coba dengarkan kali ini hati bervbcara. Biarkan dia membisikkan mana yang terbaik untuk nyatanya. Bukan tentang menggurui namun saling memberi ruang untuk berpikir. 

Duduk berdua untuk membicarakan rasa. Terdengar basi dan percuma. Jika nyatanya satu pihak memilih untuk menyudahi dan berhenti sampai disini. Ini yang dinamakan dengan berjuang ? Jangan pernah mengatakan sayang jika nyatanya hanya akan menjadi sosok pecundang. Bersembunyi dibalik kata manis yang hanya diumbar dengan ketidakpastian. Redamkan ego untuk sedikit membuka cara untuk lebih memahami. Kali ini bukan lagi tentang sebuah pelarian namun lepaskan semuanya dengan perlahan. Coba nikmati waktu yang tersisa kini dengan butiran kenangan yang hanya mampu mengilhami. Percayakan saja pada waktu yang mampu mengujinya. Hingga mungkin nanti hanya akan menjadi sebuah kisah lama. Percuma jika terus berlari namun nyatanya ada hati yang tak bisa ditinggalkan. Jangan paksakan untuk melupakan jika nyatanya rasa itu masih terlalu indah jika harus ditinggalkan. Jangan lagi mengharapkan asa yang berulang kali terbunuh dengan masa yang menyesakan dada. Percuma mungkin jika memang harus tetap menunggu. Karena menunggu hanya menjadikan diri dungu tanpa rasa yang pasti. Hambar. Segalanya sirna. berguguran bersama dengan waktu yang sigap membunuh segala kesakitan yang ingin terluruhkan. Tatapan, sentuhan, bahkan segalanya terasa tak lagi berarti karena segalanya tidak akan bisa menjadi lebih meyakinkan karena sebuah keraguan. Memilih untuk saling pergi dan melupakan menjadi satu pilihan tanpa bisa lagi dipaksakan. Karena tidak ada rasa yang mampu saling mempertahankan. Saling meragu hanya bisa menjerumuskan dalam sebuah kisah yang tiada akhir. Pergi jika itu nyatanya, silahkan dan lakukan yang terbaik untuk mendapati apa yang ingin direngkuh untuk masa yang akan datang. 

Sabtu, 22 Juni 2013

Hei Cantik :)

Cantik. setiap wanita suka dan selalu ingin di panggil dengan sebutan itu. Namun kebanyakan wanita yang termuliakan sekarang lupa bahwa setiap wanita lahir dengan kecantikannya masing-masing. Lalu cantik yang bagaimana saat ini selalu dielu-elukan ? Cantik yang menawan, cantik yang selalu enak dipandang, cantik yang selalu tersentuh oleh segala perawatan, cantik yang membuat kaum pria ingin berlomba-lomba mengejarnya, cantik yang selalu identik dengan fisik. Salah ? Nggak ada yang salah dengan segala fenomena yang terjadi saat ini. Setiap dari wanita selalu mencoba untuk menjaga segala keindahan apa yang ada padanya untuk tetap menjadi cantik. Lalu bagaimana dengan mereka yang tidak memiliki segala kemampuan yang menawan itu ? Ah tapi kebanyakan dari kita selalu mengidentikkan menawan itu secara fisik. Lalu bagaimana dengan saudara kita yang terlahir dengan segala kekurangannya (difabel) apkah mereka harus tersingkirkan dari istilah cantik itu sendiri ? Ah ini tidak adilnya. Yah, tahu kalau adil itu tidak harus sama rata. Namun segala sesuatunya sepertinya sekarang terlalu dibutakan oleh apa yang kelihatan kasat mata saja. Lalu bagimana yang ada di dalamnya ? Semacam inner beauty. Masih terpikirkan oleh kebanyakan orang saat ini tentang akan hal itu. 

Oke. Kita memang tidak bisa mengejudge setiap orang terlupakan akan hal ini. Karena sekarang ada banyak korelasi ketika sebuah fenomena itu muncul. Fenomena tentang pride. Sekarang siapa sih yang nggak mau dipandang wah ketika berkumpul dengan temannya ? Memang tidak bisa semudah itu kita mengambil sebuah kesimpulan bahwa cantik itu identik dengan pride. Tapi tidak bisa diingkari juga bahwa dunia ini sepertinya menjadi ajang kencantikan. Orang berlomba-lomba untuk tampil semenawan mungkin, dan melupakan hakikat siapa dia sebenarnya. Oke, mungkin ini sudah menjadi kemainstreaman yang harus dimaklumni. Toh, kadang banyak juga yang beranggapan kalau tampil cantik itu menjadi sebuah tuntutan. Kita ambil saja contohnya, para duta kecantikan, ataupun duta lainnya, model, dan sampai lapisan terbawah dari masyarakat kitapun. Mungkin banyak juga orang yang memandang ini secara bijaksana, ada ajang yang mengikutkan para difabel untuk bisa mengikuti ajang kecantikan ini. Namun, kenapa banyak dari kita yang terlupakan kalau semua-semua jatuhnya terukurkan dengan tingkat kecantikan seseorang ?

Hei kalian wanita cantik seutuhnya. Bersyukurlah, karena cantik itu identik dengan kepercayaan diri seseorang. Bagaimana kamu bisa menjaga dan mengaktualisasikan dirimu dengan sebuah keanggunan yang menjadi karakteristikmu sendiri. Tidak perlu orang menilaimu dengan seberapa banyak waktu yang kamu habiskan di salon untuk menjadi sosok orang lain. Tapi sadarilah bahwa orang akan menghargaimu dengan cara pembawaanmu yang anggun tanpa harus menjadi orang lain hanya untuk mendapatkan banyak pujian demi sebuah pride. Tenanglah tenang, wahai para wanita yang anggun. Seseorang nanti akan menjemputmu untuk menghargai sebuah keanggunan pribadimu tanpa memandang topeng apa yang sedang kamu pakai. Dia nanti tidak memandang seberapa cantik kamu jika di depan banyak orang, namun bagi dia nantinya kamu tetap menjadi yang tercantik karena ayunya hatimu. Tenanglah tenang, tidak perlu kesempurnaan segala tetekbengeknya untuk menampilkan seberapa "pride"nya kamu, karena kepribadianmu itu menjadi perhiasaan yang luar biasa tidak akan mampu tergantikan oleh berlian semengkilau apapun. Cantiknya tuturmu nanti akan menjadi sebuah kedamaian bagi dia yang akan menjemputmu untuk berjalan bersama ke tujuan terindah. Tidak perlu menjadi orang lain untuk menampilkan yang terbaik, tapi tampirllah sebagaimana adanya dirimu untuk menjadi yang trehebat karena apa adanya dirimu kini, ukan tentang dari mana dan ada apa kamu tapi lebih memukau dengan segala pembawaanmu yang terpuji. Tetap berkilaulah menjadi wanita yang pantas mendapatkan yang terbaik dalam hidupmu. Hingga cinta itu datang menghampirimu bukan karena tampilan fisikmu semata tapi cinta itu tulus memberimu sebuah penghargaan karena kamu yang terindah. 

Rabu, 12 Juni 2013

Tuhan, jika nanti.

Tuhan, jika aku nantinya terjatuh. Ingatkan aku kalau masih ada tanganMu yang akan senantiasa mengangkatku kembali. 
Tuhan, jika nanti aku lupa akan siapa aku, ingatkan aku kalau aku adalah anakMu yang paling beruntung karena aku selalu Engkau miliki.
Tuhan, jika nanti aku lelah. Ingatkanlah aku kalau didepan sana masih ada jalan panjang yang harus aku tempuh.
Tuhan, jika nanti aku terluka. Ingatkanlah aku bahwa tidak ada luka yang sia-sia karena Engkau punya rencana yang luarbiasa untuku.
Tuhan, jika nanti aku berlari dan ternyata aku gagal lagi. Ingatkanlah aku kalau aku harus tetap berlari di track yang sudah kau sediakan untukku.
Tuhan, jika nanti aku lelah ingatkanlah aku tidak ada usaha dan pengorbanan yang sia-sia dalam hidup ini.
Tuhan, jika nanti aku menangis. Ingatkanlah aku kalau ada selalu tangan lembutMu yang mengusap air mataku dan menggantinya dengan sebuah sukacita.
Tuhan, jika nanti aku sulit untuk memaafkan. Ingatkanlah aku kalau memaafkan adalah salah satu tanda penerimaan untuk mendapati penghargaan yang lebih indah dariMu.
Tuhan, jika nanti aku dengan mudahnya membenci orang. Sadarkanlah aku kalau siapapun mereka yang menyakitiku adalah saudara yang menjadikanku pribadi yang lebih baik lagi.
Tuhan, jika nanti aku merasa sendiri. Ingatkanlah akau kalau siapapun mereka yang ada disekitarku adalah orang-orang terbaik yang Engkau kirimkan untuk penghiburan atasku.
Tuhan, jika nanti aku putus asa. Ingatkanlah aku bawa masioh banyak kejutan yang menantiku di depan sana.
Tuhan, jika nanti aku nanti keras hati. Ingatkanlah aku bahwa sekeras-kerasnya hati seseorang akan tetap rapuh oleh kikisan waktu.
Tuhan, jika nanti aku mudah marah. Ingatkanlah aku kalau marah bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah. 
Tuhan, jika nanti aku iri hati. Ingatkanlah aku bawa di dunia ini Engkau telah memberikan yang terbaik untuk setiap umatMu sesuai dengan porsinya masing-masing.
Tuhan, jika nanti aku menyesal. Ingatkanlah aku jika penyesalan adalah pintu untuk aku kembali mengevalusi kesalahan diriku sendiri.
Tuhan, jika nanti aku merasa semuanya sia-sia. Ingatkanlah aku bahwa tiada kesia-siaan yang tidak memberikan arti.
Tuhan, jika nanti aku tersakiti. Ingatkanlah aku bahwa kuasaMu melebihi apapun untuk memberiku kekuatan.
Tuhan, jika nanti aku lupa akan kewajibanku. Ingatkanlah aku bawa semua itu butuh usaha untuk mencapai sesuatu.
Tuhan, jika nanti aku bebal. Ingatkanlah aku bahwa kebebalan hanya akan melahirkan keangkuhan.
Tuhan, jika nanti aku sombong. Ingatkanlah bawa aku tidak memiliki kuasa akan setiap perkataanku.
Tuhan, jika nanti aku memberi dengan pamrih. Ingatkanlah aku bawa hidup ini bukan hanya soal kepuasaan.
Tuhan, jika nanti aku egois. Ingatkanlah aku bahwa aku tidak sendiri di dunia ini.
Tuhan, jika nanti aku banyak mengeluh. Ingatkanlah aku bahwa mengeluh hanya mencari celah dari kesalahan diriku sendiri.
Tuhan, jika nanti aku lupa akan kuasaMu. Ingatkanlah aku bahwa kuasamu menjadikan segalanya indah pada waktunya.
Tuhan, jika nanti aku tiada. Ingatkanlah aku untuk selalu melakukan yang terbaik selama masih ada kesempatan.
Tuhan, jika nanti aku dicaci dan dimaki. Ingatlkanlah aku bahwa memaafkan adalah sebuah keindahan.
Tuhan, jika nanti aku kehilangan arah. Ingatkanlah aku kalau Engkau selalu menyertaiku dimanapun aku berada.
Tuhan jika aku lupa akan segala pintaku. Sadarkanlah aku bahwa Engkaulah segala tempat untuk berkeluh kesah.
Tuhan, jika nanti aku tidak bersyukur akan hidupku. Ingatkanlah aku bahwa hidup ini adalah limpahan anugrah.

Selasa, 11 Juni 2013

Yes, i know it


Hei. Ada satu hal yang harus kita sadari. Kalau hidup ini adalah dua sisi yang saling berhubungan dan tidak akan terpisahkan. Ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Bahkan sampai pada adanya hitam karena ada pula sisi putih. Dimana kita memulai sesuatu pasti akan ada awal yang menjadi pembukanya, dan diakhir nanti akan selalu ada cerita yang mengiringi sebagai penutupnya. Lalu ketika sudah mengetahui ending dari sbeuah cerita apa yang bisa kita lakukan ? Pasti satu kata ini sering terdengar dan tidak awam lagi di telinga kita. Move on. apa sih sebenarnya move on itu ? Banyak orang menyebut dan mendeklarasikan satu kata ini namun banyak dari kita belum tahu apa sebenarnya move on itu. Sama seperti banyak orang yang dengan mudahnya mengatakan "i love you" namun tidak bisa memaknai arti dibalik kata yang mungkin masih terdengar sakral bagi sebagaian orang yang mau dan sanggup memaknainya.

Cinta itu ibarat sebuah puzzle. Ada bagian-bagian yang tidak dan belum bisa terangkai dengan sempurna sampai pada kita menemukan penyempurrnanya. Move on bisa dikatakan sebagai sendi perangkai dari bagian-bagian kisah yang trepisah itu. Dimana sendi itu yang kadang menjadi misteri sendiri untuk di temukan kuncinya sehingga bisa menjadi sebuah perangkai antara bagian satu dengan bagian lain yang terpisah. Hei, coba ketahuilah satu hal ini. Setelah banyak pemahaman, banyak jalan, banyak cerita yang setiap manusia lalui pasti dia akan mendapatkan titik pointnya masing-masing dari masa ke masa. Begitu juga sama halnya dengan move on. Kita harus tahu apa sebenarnya yang menjadi rahasia alam akan satu kata yaitu move on. Ketika banyak orang selalu mengatakan move on, apakah pasti mereka sudah bisa melepaskan dan menyelesaikan segala urusannya di masa yang lalu ? Bukankah ketika kita ingin membuka sebuah lembaran baru atau merangkai sebuah cerita baru harus terselesaikan terlebih dahulu apa yang menjadi urusan kita di masa lalu. Ketika bagian-bagian di masa lalu itu masih menjadi sebuah "unfinished bussiness (luka)" maka selamanya hal yang seolah-olah selesai itu hanya akan menumpuk di masa yang tertinggalkan oleh kita dna nantinya sewaktu-waktu akan menjadi bom waktu yang bisa membawa kita pada ego untuk mengulang romantisme di masa lalu. Selesaikan dulu bagian demi bagian di masa lalumu hingga kamu yakin segalanya sudah selesai, dan baru kamu bisa menentukan langkahmu di masa yang akan datang.

Banyak orang mengatakan hal ini, "bukan perpisahan yang aku tangisi namun pertemuan yang aku sesali". Lalu buat apa kita bertemu kalau segalanya sebenarnya tidak ada istilah kebetulan di dunia ini ? Ah itu kadang kata-kata seorang yang mendapatkan sebuah kesakitan yang tak termaafkan di masa lalu. Sebuah kekecewaan yang belum terelakan hingga keadaan yang kadang dipersalahakan mengapa mereka bertemu. Bukankah kita tidak pernah bisa tahu kepada siapa kita jatuh cinta ? Lalu ketika komitmen itu muncul, kita harus konsisten dengan apa yang kita pilih dan berani mengambil komitmen akan segala pilihan kita itu. Namun banyak dari kita yang masih memendam segala bentuk kekecewaannya di masa lalu dan yang ada terlalu memaksakan diri membuat cerita baru di masa kini. Maafkanlah masa lalumu terlebih dahulu, maka kamu akan mendapati masa depanmu dengan ikhlas. 

Jangan pernah mengharapkan menemukan sosok terbaik jika nyatanya kita belum pernah bisabukan penyesalan yang aku tangisi, namun pertemuanlah yang aku syukuri". Karena mereka di masa lalumulah yang menjadikanmu sosok yang lebih tangguh, dewasa, dan tegar seperti saat ini. Berterimakasihlah pada mereka akan segala kekecewaan yang telah diberikannya pada kita dan jadikanlah itu bekal untuk memantaskan diri mendapatkan yang terbaik dari hidupmu.
mempersiapkan diri kita untuk bertemu dengannya. Karena adanya sampah masa lalu yang kadang terlalu memeluk di setiap langkah kita. Yang ada bukan diri terbaik kita yang menyambut dia yang terbaik, namun sisi penyesalan kita yang membuat ego kita menhgaruskan mendapatkan yang terbaik. Kuncinya jika ingin move on, selesaikan dulu segala urusanmu di masa lalumu, jika kamu anggap itu sudah selesai dan sekiranya kamu sudah memaafkannya, nyatakan pada dirimu sendiri kalau kamu siap menyambut hari baru dengan hati barumu. Dia nantinya tidak pantas mendapat tanggungan kekecewaan kita akan masa lalu, dia yang kamu harapkan yang terbaik untukmu pantas mendapatkan sisi terbaik dari hidupmu juga. Jangan jadiakan dia objek pemenuhan kepuasaan egomu hanya karena kamu ingin membuktikan pada masa lalumu kalau kamu bisa. Namun jadikanlah dia nanti menjadi sosok yang beruntung karena kamu adalah jawaban atas doa-doanya.